Matahari terbit

23 tahun yang lalu aku dilahirkan ke dunia yang waktu itu masih penuh kedamaian di sebuah kota kecil yang terus berkembang menggeliat di antara kesibukan penduduknya yang juga terus bertambah seiring kemajuan ekonomi. Selama 23 tahun kehidupanku, tidak sedikit hal-hal yang telah ku lalui. Namun tidak pula banyak hal yang bisa aku ambil pelajaran darinya. Oleh sebab itu, introspeksi diri merupakan hal yang mutlak saya lakukan di penghujung dan awalan tahun ke-23 kehidupanku yang entah akan sampai kapan ini.
Karena kini ku telah berada di dunia yang tak lagi seperti dulu. Hiruk pikuknya membuat kepanikan yang merajalela. Uap-uap panas diangkat dari kebekuannya. Dan debu-debu jalanan berarakan di antara reruntuhan kedamaian masa lalu. There was Surabaya.
Ucap syukurku atas segala kenikmatan yang telah diberikan-Nya kepadaku tanpa melupakan segala perih dan sakit karena dari sanalah aku terus belajar.

Tinggalkan Balasan