Ngga biasa-biasanya yang namanya tiket kapal ludes terjual semua dalam rentang waktu <24 jam sebelum keberangkatan. Ada yang aneh? Ya. Pada kenyataannya saat ini memang sedang musim liburan kuliah. Ngga tahu lagi ya apa sekolah masih libur atau sudah aktif. Tapi memang benar-benar ada yang aneh. Dan keanehan ini memang benar-benar real. Tapi aku mo gimana lagi. Aku sudah tidak tahan berlama-lama di Surabaya, kota panas dan membosankan ini. Aku butuh penyegaran…!!!
Yeah, semua tiket kapal tujuan Sampit yang berangkat besok siang sudah sukses dibajak habis oleh orang-orang yang coba mengambil keuntungan secara tidak bertanggung jawab dengan mengaku sebagai ‘agen’. Benar-benar mengecewakan. Ironisnya hal ini terjadi pada perusahaan non-BUMN. Aduuuu..mo jadi apa negeri ini nanti.
Kapal yang bisa dibilang “kecil”, fasilitas yang hampir sama dengan perusahaan BUMN, harga pun juga hampir sama. Padahal dahulu kinerja perusahaan non-BUMN ini aku pribadi menilai sangat baik. Terutama masalah fasilitas yang lebih baik tapi dengan harga yang lebih murah. Selain itu, tidak ada ‘keagenan’. Kalau pun ada juga, paling-paling aku beli langsung ke kantor pemasaran tiket.
Tapi sekarang? Sama saja. Sama-sama mulai mengecewakan, walaupun kepulanganku tetap sesuai rencana. Kesenanganku melalukan perjalanan laut daripada udara sepertinya akan terusik. Tapi mudah-mudahan hanya sekali ini saja dech…