<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>tulisan Hadiy</title>
	<atom:link href="http://hadiy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hadiy.wordpress.com</link>
	<description>tingginya gunung di ukur dari kedalaman lembah, bukan dari ketinggian langit</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Sep 2007 01:09:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hadiy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/6d5d7f9286bb01b21802f4bf775aecae?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>tulisan Hadiy</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Teknik penulisan ilmiah</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/09/04/teknik-penulisan-ilmiah/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/09/04/teknik-penulisan-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2007 14:53:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/09/05/teknik-penulisan-ilmiah/</guid>
		<description><![CDATA[Menulis bisa dikatakan pekerjaan yang gampang2 susah. Apalagi kalau tulisan bersifat ilmiah. Kalo nulis blog mah ato diary..itu ecek2. Mo nulis apa aja pake gaya yang kek gimana aja, no problem. Cuman kalo udah tulisan ilmiah, ada kaidah2 yang harus diikuti. Yang pasti, bahasa yang digunakan harus sesuai dengan ejaan yang berlaku. Jadi ngga bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=51&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menulis bisa dikatakan pekerjaan yang gampang2 susah. Apalagi kalau tulisan bersifat ilmiah. Kalo nulis blog mah ato diary..itu ecek2. Mo nulis apa aja pake gaya yang kek gimana aja, no problem. Cuman kalo udah tulisan ilmiah, ada kaidah2 yang harus diikuti. Yang pasti, bahasa yang digunakan harus sesuai dengan ejaan yang berlaku. Jadi ngga bisa sembarangan kek nulis blog dan diary tadi..</p>
<p>Misalnya berkaitan dengan judul. Judul harus asli, dan kalaupun sudah ada yang mendahului alias hampir serupa (misal) &#8220;Perencanaan strategis SI/TI di perusahaan jasa&#8221; dan &#8220;Perencanaan strategis SI/TI di perusahaan manufaktur&#8221; -hampir sama toh?- nah, itu harus ada perbedaan yang jelas diantara keduanya.</p>
<p>Selanjutnya terkait dengan isi tulisan itu sendiri yang kemudian kita kenal adanya &#8220;latar belakang&#8221; dan &#8220;permasalahan&#8221; yang diangkat dan &#8220;metodologi&#8221; pengerjaannya serta nilai tambah yang dihasilkan bagi perkembangan iptek (ngga melulu iptek sich&#8230;). Kalo misal tulisan itu merupakan kelanjutan dari tulisan orang lain, maka prosentase pengerjaan oleh orang lain itu harus jelas sampe di mana. Kalo mo bela2in cape&#8217;.. ya silahkan mengulangi lagi dari depan. :p- Yang pasti, harus sesuai dengan kemampuan loh. Jangan makse..</p>
<p>Kalo udah, keseluruhan tulisan itu harus bernilai cukup; ngga kurang, ngga lebih. Masalahnya, &#8220;kecukupan&#8221; itu ditentukan oleh pembacanya. Sedangkan kita ngga akan pernah tahu model ya&#8217; apa pembaca itu. Yang pasti akan ada dua : yang udah <em>expert </em>dan yang masih &#8216;nerawang&#8217;. Kalo yang udah <em>expert </em>disuguhi hal2 detail, bisa ilang nafsu dia. Tapi kalo penjelasan detil tidak ada, pas yang baca adalah orang awam, bisa bingung dia; klo ngga gantung diri kemudian. Jadi repot, &#8216;kan? Nah biar ngga repot simpan aja penjelasan detil tadi sebagai lampiran. Dan simpanlah di bagian belakang yaa&#8230; Jadi ngga bakal mengganggu libido si <em>expert </em>buat nyidang. Dan yang perlu diperhatikan juga adalah : tepat, fokus, tidak remang nalar, makna tunggal atau tidak mendua (silahkan meniga dan seterusnya kalo mo mempersulit diri), singkat (bukan berarti kata2nya disingkat2), jelas dan efektif.</p>
<p>Lalu pada proses pengerjaannya harus bersifat jujur (<em>academic honesty</em>). Ngga usah pabrikasi data (ilmiah koq merekayasa?), jangan juga lalu jadi plagiat (klo mo &#8216;nyrempet&#8217; silahkan bubuhkan daftar pustaka, menggunakan kutipan, studi literatur atau menarik simpulan), jangan pula curang kek <em>copy-paste</em>. Karena kejujuran akademik ini nantinya akan terkait dengan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).</p>
<p>Trus ada juga yang namanya abstrak. Nah, abstrak ini menggambarkan tulisan secara umum sesuai struktur pengerjaan tulisan. Bedanya dengan simpulan ya&#8230; udah jelas.. kalo simpulan ngga sesuai struktur malah lebih baik dan secara sangat umum. Abstrak ini biasanya ditulis paling akhir dan disuguhkan paling awal pada setiap hasil tulisan. Jangan lupa buat nyantumin kata kunci ato <em>keyword</em>-nya ya&#8230;</p>
<p><a href="http://hadiy.files.wordpress.com/2007/09/tulisan.jpg" title="gambar penil"><br />
</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=51&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/09/04/teknik-penulisan-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pre-Supply Chain Management</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/09/02/pre-supply-chain-management/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/09/02/pre-supply-chain-management/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Sep 2007 01:24:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/09/02/pre-supply-chain-management/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam konteks ini, supply chain (rantai pasok) adalah rangkaian perusahaan yang saling bekerja sama mendistribusikan produk atau jasa dari produsen hingga sampai ke tangan konsumen akhir. Pendistribusian produk atau jasa tersebut melibatkan material, dana dan informasi. Karena itu, rantai pasok perlu untuk dimanajemen dengan baik untuk memaksimalkan profitabilitas tidak hanya pada perusahaan tertentu saja tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=50&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam konteks ini, <em>supply chain</em> (rantai pasok) adalah rangkaian perusahaan yang saling bekerja sama mendistribusikan produk atau jasa dari produsen hingga sampai ke tangan konsumen akhir. Pendistribusian produk atau jasa tersebut melibatkan material, dana dan informasi. Karena itu, rantai pasok perlu untuk dimanajemen dengan baik untuk memaksimalkan profitabilitas tidak hanya pada perusahaan tertentu saja tapi keseluruhan perusahaan yang ada dalam lingkup rantai pasok, tidak terkecuali konsumen akhir.</p>
<p>Di dalam SCM (Supply Chain Management) terdapat 2 aktifitas : <em>physical </em>dan <em>market mediation</em>. Aktivitas fisik meliputi pengadaan sumber (<em>sourcing</em>), produksi, distribusi, penggudangan (<em>warehousing</em>) dan pengendalian penyimpanan (<em>inventory control</em>). Sedangkan pada <em>market mediation</em> meliputi penelitian pasar (<em>market research</em>), desain produk (<em>product design</em>) dan pelayanan purna jual (<em>after sales services</em>). Tapi sayangnya (kata ibu dosen yang mengajar), <em>market mediation</em> ini sering dilupakan oleh produsen.<br />
Kedua aktivitas tersebut berdasar pada dua fungsi dasar SCM yaitu :</p>
<ol>
<li>(yang berhubungan dengan biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas fisik) proses mengubah materi dasar menjadi produk jadi hingga sampai ke tangan konsumen.</li>
<li>(yang berhubungan dengan biaya yang dikeluarkan untuk mengetahui keadaan pasar) memastikan bahwa produk sesuai dengan keinginan konsumen.</li>
</ol>
<p>Impact, kedua aktivitas tersebut mengakibatkan adanya tantangan dalam pengelolaan SCM yaitu kompleksitas struktur rantai pasok dan faktor ketidakpastian. Implikasinya, perusahaan perlu untuk mengambil keputusan yang sesuai tingkatan : strategis (mis. kerjasama), taktis (mis. pelayanan purna jual) dan operasional (mis. aktivitas harian). Tapi, hari gineee gitu loh&#8230;! Peran internet sudah menjadi semacam &#8216;penyakit&#8217; yang diharapkan untuk mengobati &#8216;penyakit&#8217; lain yang lebih berbayaha, tradisionalitas. Maka sebutlah <em>e-procurement</em> untuk mendukung proses pengadaan dan <em>e-fulfillment</em> dimana produsen tertentu dapat &#8216;bersentuhan langsung&#8217; dengan konsumen akhir. Dengan begini pihak2 pada rantai pasok dapat berbagi informasi dan melakukan transaksi dengan lebih cepat, murah dan akurat.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/50/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/50/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=50&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/09/02/pre-supply-chain-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Back to campus</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/24/back-to-campus/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/24/back-to-campus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Aug 2007 21:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[neraca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/24/back-to-campus/</guid>
		<description><![CDATA[Liburan boleh dikatakan sudah berlalu. Tapi saat2 seperti inilah yang masih sangat tidak menyenangkanku sejak dulu. Bukan karena aku harus homsik lagi ato apa, tapi ya.. gimana ya? Nggacor sampe bocor pun juga keknya situasinya ngga bakal berubah. Aku tahu persis siapa dia. Dan aku rasa ada yang lebih baik daripada membahas tentangnya. Dosen wali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=49&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Liburan boleh dikatakan sudah berlalu. Tapi saat2 seperti inilah yang masih sangat tidak menyenangkanku sejak dulu. Bukan karena aku harus homsik lagi ato apa, tapi ya.. gimana ya? Nggacor sampe bocor pun juga keknya situasinya ngga bakal berubah. Aku tahu persis siapa dia. Dan aku rasa ada yang lebih baik daripada membahas tentangnya. Dosen wali yang benar2 tidak bisa diharapkan. Dosen wali yang telah mencekal kelulusanku karena saking kakunya pada peraturan. Dosen wali yang selalu &#8220;begini&#8221; saat aku &#8220;begitu&#8221;, dan menjadi &#8220;begitu&#8221; saat aku &#8220;begini&#8221;. Benar2 bukan pasangan yang ideal. Dan ini ternyata tidak hanya dikeluhkan olehku seorang.</p>
<p>Ya sutlah, meski kehebatanku semester lalu tidak mendapatkan penghargaan yang sesuai, no matter. Aku telah mengerti bahwa nilai hanyalah efek samping. Suatu kesalahan apabila aku pengejaranku berhenti hanya sampai di situ, nilai. Gampang sekali untuk mendapatkan nilai A itu. Tinggal minta atau tinggal nyontek, it&#8217;s easy. Tapi bagaimana dengan sesuatu yang lebih dari nilai; ilmu pengetahuan? Dan kehebatanku di semester lalu bukan sesuatu yang semalam jadi. Semua aku raih dengan usaha yang keras dan doa serta dukungan dari keluarga dan teman2 dekatku, dan, mh, dendam pribadi. Dan memang sangat gampang untuk mendapatkan nilai penuh itu.</p>
<p>Tapi kedatanganku jauh2 dari tanah kelahiranku bukanlah untuk beberapa digit nilai IPK. Tapi yang jauh lebih dari itu, yaitu ilmu yang bermanfaat dan tanggung jawab atas penuntutannya selama masa kuliah dan penggunaannya nanti di lapangan. For today, kehebatanku di semester lalu harus dipertanggungjawabkan kembali di semester ini.</p>
<p>So, misi semester ini : ADSI, OLAP, SCM, TIS, Audit, Penil dan TOEFL. And the goal is &#8220;Kalahkan dia lagi dan untuk terakhir kalinya&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=49&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/24/back-to-campus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Private do like public II</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/22/private-do-like-public-ii/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/22/private-do-like-public-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Aug 2007 18:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[detik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/22/private-do-like-public-ii/</guid>
		<description><![CDATA[Belajar dari pengalaman kehabisan tiket di Surabaya, aku pun jadi malas apabila harus mengalami kejadian yang sama tidak mengenakkannya itu. Sebenarnya aku sudah malas naik Kirana III lagi. Masalahnya dia sudah mengembari kapal2 BUMN. But i have no choice. Tiga hari sebelum keberangkatan, aku datang langsung ke kantor pemasaran tiket kapal. Begitu aku tanya&#8230; wow, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=48&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Belajar dari pengalaman kehabisan tiket di Surabaya, aku pun jadi malas apabila harus mengalami kejadian yang sama tidak mengenakkannya itu. Sebenarnya aku sudah malas naik Kirana III lagi. Masalahnya dia sudah mengembari kapal2 BUMN. But i have no choice. Tiga hari sebelum keberangkatan, aku datang langsung ke kantor pemasaran tiket kapal. Begitu aku tanya&#8230; wow, kinerjanya membuatku terpana. Tiket masih belum dijual hingga 2 hari sebelum keberangkatan. Alhasil, tidak ada penyerbuan tiket oleh calo laiknya di Surabaya.</p>
<p>Tapi sayangnya kekagumanku itu tidak bertahan lama ketika aku naik kapal. Dan wow! Orang tergeletak sembarangan dimana2. Ampuuuun&#8230; ini geladak kapal atau camp pengungsian sich, pikirku. Dari isu yang ku tahu Kirana III yang bermuatan kisaran 500 orang dimuati oleh 700 orang. Oh my God! Udah kapalnya kecil, sekocinya juga ngga bakalan bisa menyelamatkan seluruh penumpang kalo sampe terjadi apa2, malah dibikin sumpek dengan pengisian penumpang melebihi kapasitas. Nyawa manusia udah ngga lebih penting dari mengejar keuntungan usaha.</p>
<p>Uwek2 penumpang lain benar2 membuatku gerah. Mana aku kehilangan obat tidurku, lagi. Aduh, lengkaplah penderitaanku. Tapi, untungnya ada Nova yang jadi teman sepermainanku selama diperjalanan dan mbak Erni yang jadi tempat berbagi cerita. Kalo ngga, bisa2 aku makan hati berkilo2. Dan ternyata mbak Erni adalah teman sekelas Casper (Islyanti) waktu skul di SPK (Sekolah Perawat Kesehatan; setingkat SMA) dulu. How so lonely i&#8217;m after all. Sedangkan Nova; kenapa sich aku hampir selalu manggil dia Lia? Jauh amat.</p>
<p>But whtevr it&#8217;s, thanks God, aku sampai kembali di Surabaya dengan selamat. Thanks Nov atas ciuman pertamamu. Thanks mbak Erni. Tapi, aku ngga yakin kalo aku masih mau berlayar dengan kapal yang sama pada libur lebaran ini. Hiks.. hiks.. Kapooook. Tapi kalo terpaksa gitu; mo gimana lagi. Aku sebagai customer DLU benar2 kecewa dengan kemunduran kinerja mereka. Lebih baik aku naik Pelni, yang pasti kapal lebih gede meski pelayanan sama2 payah.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=48&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/22/private-do-like-public-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Xixexi</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/17/xixexi/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/17/xixexi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Aug 2007 21:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/17/xixexi/</guid>
		<description><![CDATA[Masih kebaca dengan baik &#8216;kan judul tulisan ini? Tapi kalo masih lom bisa, maka cobalah untuk lebih peka. Ngga sulit koq&#8230;
Kali ini bercerita tentang tetangga baruku. Cewek, daon muda, rambut hitam lurus (cucok kali buat bintang iklan shampoo), wajah cantik, kulit putih bersih, kelopak mata yang alus banget waktu dibuat, bibir yang merah meski tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=41&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Masih kebaca dengan baik &#8216;kan judul tulisan ini? Tapi kalo masih lom bisa, maka cobalah untuk lebih peka. Ngga sulit koq&#8230;</p>
<p>Kali ini bercerita tentang tetangga baruku. Cewek, daon muda, rambut hitam lurus (cucok kali buat bintang iklan shampoo), wajah cantik, kulit putih bersih, kelopak mata yang alus banget waktu dibuat, bibir yang merah meski tanpa lipstik dan suara yang benar2 bisa menggetarkan darah muda. Pikirku, kalo aku punya istri kek dia, bisa ngga keluar rumah sama sekali aku setiap hari dan ngga tahu pe berapa lama. Gimana ngga (coba?); tubuhnya seksi abis. Moncongnya corong abis sedangkan joknya ngga bikin cape duduk lama. Ampuuun&#8230;. Apalagi kalo tiap datang ke rumah cuman make baju tidur yang tipis: dari situ aku bisa identifikasi daleman yak apa yang sedang dia pake. Maksimal, make kaos oblong yang mengikat pinggangnya dengan sempurna. So, bikin liur tertelan.</p>
<p>Dua hari yang lalu aku diajak ke rumahnya. Dengan segera aku datang (hadooooh, ampuuun&#8230; gila!) Aku masuk kamar dia. Hhhhh&#8230;. begitu keluar, aku udah lumayan berkeringat. Aku ngapain ya kira2 berduaan ma dia dalam kamar? Meski aku melihat dia dengan &#8216;kacamata cowok&#8217;, itu bukan berarti aku bebas bereaksi. Imanku masih kuat ternyata; meski digoncang2. Aku cuman ngbantu dia mendesain ulang interior kamarnya.</p>
<p>Dan malam ini (katanya sich terakhir) dia minta aku beliin bakso. Wueleeeh.. siapa yang bikin hamil siapa yang tanggung jawab, coba? Tapi yang bikin aku geram bukan itu. &#8220;Geram&#8221;-nya sich geram2 mau -xixixixixi. Kalo misal dibayar lebih sich aku mungkin mau2 aja. Tapi kalo duit? Aduh ngga dech. Dan ini bukan kali pertama. Dan aku mulai jenuh juga.</p>
<p>Pikirku, ngga semua dan emang ngga semua bisa dibeli atau dibayar dengan uang. Apalagi aku emang ngga mengharapkan itu. Otakku emang kotor waktu liat dia, tapi aku masih punya hati (jey&#8230;). Aku hanya bantu dia sebatas apa yang bisa aku lakukan dan aku ngga pengen dinilai berlebihan. Itu aja. Membayar kebaikan orang lain (yang diberikan dengan ikhlas) dengan uan, sama aja dengan tidak berterima kasih dan merendahkan kebaikan itu sendiri. Jadi jangan coba2 &#8216;memainkan&#8217; uang ya&#8230;! Kalo emang mo berterima kasih, ya cukup makasih aja dan/atau (kek UU aja) balas bantu dengan hal yang lain. Asal jangan dengan uang! Aku jadi rada2 sensi nich kalo udah berurusan dengan uang. Grrrrr&#8230;!!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=41&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/17/xixexi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanpa &#8216;V&#8217; dan hanya &#8216;P&#8217;</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/15/tanpa-v-dan-hanya-p/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/15/tanpa-v-dan-hanya-p/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2007 20:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/15/tanpa-v-dan-hanya-p/</guid>
		<description><![CDATA[Matahari belum mencapai titik didihnya ketika suasana di kos-kosan om-ku mulai membangunkan unta-unta arab. Andaikata mereka masing-masing memiliki (minimal) AK-45, mungkin sudah banyak anggota PMI yang dengan senang hati mengambil hasil &#8216;donor darah&#8217;. Tapi, ah&#8230; berlebihan&#8230; (Diyeeeeeeng&#8230;.!!!) Ada yang marah-marah, ngdumel, mengeluh, ngjek (mungkin). Ada juga yang merasa terusik sampai mengesah sambil menggosok mata setelah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=40&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Matahari belum mencapai titik didihnya ketika suasana di kos-kosan om-ku mulai membangunkan unta-unta arab. Andaikata mereka masing-masing memiliki (minimal) AK-45, mungkin sudah banyak anggota PMI yang dengan senang hati mengambil hasil &#8216;donor darah&#8217;. Tapi, ah&#8230; berlebihan&#8230; (Diyeeeeeeng&#8230;.!!!) Ada yang marah-marah, ngdumel, mengeluh, ngjek (mungkin). Ada juga yang merasa terusik sampai mengesah sambil menggosok mata setelah bangun tidur, &#8220;Air habis&#8230;.&#8221;.</p>
<p>Huaaaa&#8230;. bikin tape baja. Masa&#8217; gara-gara aer harus saling bunuh, padahal aer, &#8216;kan, membawa kehidupan; bukan kematian?</p>
<p>It was to simple problem kalau saja mereka lebih bijaksana menggunakan logika daripada maen perasaan. Ngga cuman untuk masalah ini aja. Tapi semua yang ada di dunia ini berdasarkan logika dan ngga cuman perasaan. &#8220;Perasaan&#8221; hanyalah (kalau tidak mau disebut &#8220;efek samping&#8221;, ya, bolehlah&#8230;) sentuhan yang intensitasnya jauh lebih sedikit dari penggunaan logika. Bahkan tanpa menggunakan perasaan pun, seorang manusia masih bisa terlahir ke dunia. (Tapi hasilnya, ya kek gitu itu). Pada kasus perkosaan misalnya, ngga ada perasaan apa-apa di sana (kecuali nikmat kaleee&#8230; hahahaha) kecuali nafsu. Sebaliknya, dengan menggunakan perasaan yang melebihi logika akan membuat orang meregang nyawa tanpa tujuan yang jelas sebelum malaikat maut sempat melaksanakan tugasnya.</p>
<p>Bahkan &#8220;cinta&#8221; yang murni perasaan pun meminta pembuktian (logika) dari yang bersangkutan. Emangnya kamu mau kalo pasangan kamu cuman bisa bilang cinta tanpa ngasih perhatian ato apa-apa, malah ninggalin kamu? (Cinta? Makan tu cinta!). Lebih dalam lagi dari itu, keimanan kepada Sang Khalik juga meminta pembuktian dan ngga cukup cuma perasaan saja. Makanya banyak manusia yang diuji keimanannya, padahal Dia Yang Maha Mengetahui loh&#8230;.</p>
<p>Apalagi kita hanya manusia biasa yang ngga tahu apa-apa.. Kalo maennya cuman perasaan aja&#8230; bisa ancur dunia ini. Sebaliknya, tanpa perasaan pun segala sesuatu di dunia ini masih bisa berjalan dengan baik (sebagian; tinggal mau atau ngga aja untuk ngjalaninya)  selama itu tidak berhubungan langsung dengan-Nya (misal keimanan). Perhatikan, betapa tidak sedikit ilmuwan yang &#8216;liburan&#8217;-nya sudah tidak lagi ke luar negeri, malah ke luar angkasa (bahkan ingin ke planet atau galaksi lain) tapi masih tidak mau mengakui keberadaan Sang Maha Pencipta. Yang pasti itu disebabkan karena belum adanya hidayah (perasaan) di hati mereka.</p>
<p>Yeee&#8230; kirain da apa? Ternyata cuman gitu! Tapi kenapa judulnya &#8220;Tanpa &#8216;V&#8217; dan hanya &#8216;P&#8217;&#8221;?</p>
<p>Nah tu dia. Karena yang paling banyak menggunakan perasaan adalah manusia-manusia bertipe &#8216;V&#8217; sedangkan logika lebih banyak digunakan oleh manusia-manusia bertipe &#8216;P&#8217;. Kaduanya saling melengkapi dan ngga bisa hanya salah satunya saja atau perasaan sampai mengalahkan/melebihi logika. Kalo sampe melebihi&#8230; ya, akibatnya kek seperti pagi tadi itu, misalnya.</p>
<p>Tapi kebanyakan kita lebih memilih &#8220;Kalo masih ada otot, ngapain make otak; toh otot juga dikendalikan oleh otak??&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=40&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/15/tanpa-v-dan-hanya-p/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjalanan ke masa lalu</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/14/perjalanan-ke-masa-lalu/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/14/perjalanan-ke-masa-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 16:04:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[detik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/14/perjalanan-ke-masa-lalu/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah puas dengan teman-teman lamaku, it&#8217;s time to visit my parent&#8217;s friend. Dua harian setelah kedatangank, aku emang udah ketemu ma tante Titin. Tapi ini yang lain lagi. Dan setelah menikmati belaian angin sungai Mentawa, ketemu juga aku dengan keluarga abah Ipan. Ku kira mereka sudah tidak mengenaliku lagi. Maklum, kali terakhir kami bertemu kira-kira [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=39&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah puas dengan teman-teman lamaku, it&#8217;s time to visit my parent&#8217;s friend. Dua harian setelah kedatangank, aku emang udah ketemu ma tante Titin. Tapi ini yang lain lagi. Dan setelah menikmati belaian angin sungai Mentawa, ketemu juga aku dengan keluarga abah Ipan. Ku kira mereka sudah tidak mengenaliku lagi. Maklum, kali terakhir kami bertemu kira-kira 9-10 tahun yang lalu. Huhuhuhu&#8230;perpisahan itu terjadi pada saat aku harus pindah ke Palangkaraya untuk skul, while ortuku masih di Sampit.</p>
<p>Maunya sich bikin surprise pengen liat wajah berusaha mengenali dari mereka. Eh.. malah aku yang kaget. Gimana ngga kaget (coba?), lah masa&#8217; aku dikira sempat pacaran sama anak haji Anang, yang juga temen ortuku. Mungkin kalo sama anak tante Titin, si Noni, benar. &#8220;Belamak inya Di ai wayah ini. Bisa kada pinandu ikam..&#8221;. Astaga&#8230; (hahahahha) ada-ada ja acil to.</p>
<p>Sedangkan usaha mereka masih seperti dulu. Hampir ngga ada yang berubah. Cuma ketambahan jualan makanan oleh acil. Tapi kata mereka sich meski pasar terlihat lebih modern secara fisik tapi daya beli masyarakat jadi turu dan malah kebanyakan yang jualan daripada yang beli.</p>
<p>Tapi whatever lah. Yang penting kami senang-senang dulu melupakan sejenak segala beban. Hingga akhirnya aku harus bilang &#8220;Makasih. Sampai ketemu lagi&#8230;&#8221;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=39&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/14/perjalanan-ke-masa-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My inspirations</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/10/my-inspirations/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/10/my-inspirations/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Aug 2007 11:28:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[neraca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/10/my-inspirations/</guid>
		<description><![CDATA[Di sepanjang kehidupan manusia dan di sependek usiaku hingga saat ini aku menemukan tiga hal penting yang sangat berguna khususnya dalam berinteraksi (spec: berhubungan) dengan orang lain atau pasangan; biar hubungan itu sendiri awet. Tapi hubungan yang dimaksud tidak termasuk hubungan intim loh yaa&#8230;  
Yang pertama tu saling percaya. Kalo ngga &#8220;percaya&#8221;, bawaannya jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=38&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Di sepanjang kehidupan manusia dan di sependek usiaku hingga saat ini aku menemukan tiga hal penting yang sangat berguna khususnya dalam berinteraksi (spec: berhubungan) dengan orang lain atau pasangan; biar hubungan itu sendiri awet. Tapi hubungan yang dimaksud tidak termasuk hubungan intim loh yaa&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang pertama tu saling percaya. Kalo ngga &#8220;percaya&#8221;, bawaannya jadi curiga (victor) mulu. Baik benar-benar terjadi maupun (apalagi) ngga pernah terjadi; yang rugi toh diri sendiri. Nasi goreng masih terlalu enak daripada racun tikus. Lagipula siapa sech yang akan merasa nyaman dicurigai? Dan tidak ada ruginya mempercayai orang lain. Sekalipun mungkin kepercayaan tersebut dirusak oleh orang lain &amp; lalu kita merasa dibodohi. Padahal sebenarnya bukan kita (yang mempercayai orang lain itu) yang bodoh. Tapi yang benar-benar bodoh adalah orang yang merusak kepercayaan orang lain. Dan memang ngga ada salahnya percaya sepenuhnya terhadap orang lain, namun sebaiknya tanpa mengabaikan logika dan bersikap kritis.</p>
<p>Lalu yang kedua bersikap ikhlas. Artinya (singkat cerita), ngga usah ngarepin orang lain melakukan hal yang sama atau lainnya sebagai imbalan atau balas jasa, baik sedikit apalagi banyak. Sama halnya seperti &#8220;percaya&#8221;, ngga ada ruginya bersikap ikhlas. Karena &#8220;patah tumbuh; hilang berganti&#8221;. Tapi kalo ngga ikhlas.. yang ada malah sakit hati, dongkol, marah, de-el-el.</p>
<p>Dan yang terakhir, selalu bersyukur &amp; berterima kasih atas segala pemberian dari siapapun, yang baik maupun yang buruk. Karena (kek gini), dunia ini terlalu luas &amp; sayang banget untuk dinikmati sebagiannya saja. Salah-salah karena kehidupan yang datar ato kek gitu-gitu aja malah ngebosenin. Berterima kasih terhadap kebaikan orang lain itu hal yang biasa. Tapi berterima kasih atas ketakbaikan orang lain &amp; tidak mendendam; itu baru luar biasa. Boleh jadi kita dijahati orang lain; mungkin itu disebabkan karena kita pernah menjahati orang lain sebelumnya. Ato jika ngga pernah menjahati orang lain maka pasti tujuan-Nya agar kita tidak menjahati orang lain.</p>
<p>Tapi ini keknya ngga berlaku bagi Inu (&#8216;musuh bebuyutan&#8217;-ku). Klo dia ampe jelek-jelekin aku, wo&#8230; tak jelek-jelekin balik dia. :p- Hehehehehe&#8230;. Tapi baik yang pertama maupun yang kedua, susah banget untuk dipraktekkan. Sedangkan yang ketiga (pada kenyataanya) lebih banyak dilupakan.</p>
<p>Lotre daeh, that&#8217;s all! Thank&#8217;s to ading Sandli yang udah jadi inspirator dari tulisan ini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=38&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/10/my-inspirations/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di kota kelahiranku</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/07/di-kota-kelahiranku/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/07/di-kota-kelahiranku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2007 13:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[neraca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/07/di-kota-kelahiranku/</guid>
		<description><![CDATA[Malam minggu kemaren aku tiba kembali di kota kelahiranku. Pada waktu aku berlabuh, matahari sudah bersembunyi di balik pepohonan. Dan masih bukan merupakan hal yang aneh apabila bumi habaring hurung Sampit seperti gonjang-ganjing ketika aku mulai menapakkan kakiku di atasnya.
Baru sekitar 12 jam kemudian matahari ber-&#8217;cilukbaaa..&#8217; denganku. Dan aku pun ketemu juga dengan Mandra dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=37&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Malam minggu kemaren aku tiba kembali di kota kelahiranku. Pada waktu aku berlabuh, matahari sudah bersembunyi di balik pepohonan. Dan masih bukan merupakan hal yang aneh apabila bumi habaring hurung Sampit seperti gonjang-ganjing ketika aku mulai menapakkan kakiku di atasnya.</p>
<p>Baru sekitar 12 jam kemudian matahari ber-&#8217;cilukbaaa..&#8217; denganku. Dan aku pun ketemu juga dengan Mandra dan Ucok. Di perjalanan datang, aku melihat berbagai keanehan. Dua traffic light di dua perempatan ramai; mati. Banyak sekali warung-warung makan remang-remang di pinggiran jalan, pas banget buat pacaran karena hanya diterangi lilin-lilin kecil; kalo sampe ada yang make petromax udah &#8216;mewah&#8217; tuch..</p>
<p>Di perjalanan pulang aku baru ngerti, &#8220;oh.. mati lampu&#8221;. Tadi malam, giliran komplek rumahku yang mati lampu. Oh.. tentu tidak! Pemadaman bergilir..! Pikirku kemudian; kapan Sampit bisa maju klo kek gini terus? PLN sebagai satu-satunya perusahaan listrik negara koq bisa-bisanya merugi? Benar-benar aneh dah..</p>
<p>Usut punya usut ternyata.. (informasi ini aku dapat dari salah seorang pejabat pemerintahan daerah) kinerja BUMN khususnya PLN memang seperti itu &#8220;jeleknya&#8221; menurut sudut pandang kebanyakan; termasuk aku. Berbeda dengan perusahaan swasta, apabila ada sisa belanja maka itu dimasukkan sebagai keuntungan. Tapi tidak dengan PLN ini; apabila ada sisa belanja maka itu bisa dikatakan kerugian. Jadi kalo misal (di BUMN) atasan ngasih 100 juta maka bawahan harus menghabiskannya bahkan kalo bisa sampai minus belanjanya, alias merugi. Kalo ada sisa (misal 10 juta) dan dikembalikan ke atasan, maka bawahan tersebut bisa digolongkan orang bodoh.</p>
<p>Aneh, &#8216;kan? Tapi yaaa emang kayak gitu itu kenyataannya. Teori ekonomi tidakberlaku di instansi pemerintahan. Tujuannya agar anggaran belanja daerah bisa naik di tahun berikutnya. Karena kata beliau pemerintah tidak mau tahu harga barang/jasa naik atau mau naik. Ngga tahu juga dah dari mana asalnya uang untuk menaikkan ABD. Dan ngga tahu juga buat apa aja sisanya nanti.</p>
<p>Hhhhh&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=37&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/07/di-kota-kelahiranku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Private do like public</title>
		<link>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/02/private-do-like-public/</link>
		<comments>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/02/private-do-like-public/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 14:06:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadiy</dc:creator>
				<category><![CDATA[detik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hadiy.wordpress.com/2007/08/02/private-do-like-public/</guid>
		<description><![CDATA[Ngga biasa-biasanya yang namanya tiket kapal ludes terjual semua dalam rentang waktu &#60;24 jam sebelum keberangkatan. Ada yang aneh? Ya. Pada kenyataannya saat ini memang sedang musim liburan kuliah. Ngga tahu lagi ya apa sekolah masih libur atau sudah aktif. Tapi memang benar-benar ada yang aneh.  Dan keanehan ini memang benar-benar real. Tapi aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=36&subd=hadiy&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ngga biasa-biasanya yang namanya tiket kapal ludes terjual semua dalam rentang waktu &lt;24 jam sebelum keberangkatan. Ada yang aneh? Ya. Pada kenyataannya saat ini memang sedang musim liburan kuliah. Ngga tahu lagi ya apa sekolah masih libur atau sudah aktif. Tapi memang benar-benar ada yang aneh.  Dan keanehan ini memang benar-benar real. Tapi aku mo gimana lagi. Aku sudah tidak tahan berlama-lama di Surabaya, kota panas dan membosankan ini. Aku butuh penyegaran&#8230;!!!</p>
<p>Yeah, semua tiket kapal tujuan Sampit yang berangkat besok siang sudah sukses dibajak habis oleh orang-orang yang coba mengambil keuntungan secara tidak bertanggung jawab dengan mengaku sebagai &#8216;agen&#8217;. Benar-benar mengecewakan. Ironisnya hal ini terjadi pada perusahaan non-BUMN. Aduuuu..mo jadi apa negeri ini nanti.</p>
<p>Kapal yang bisa dibilang &#8220;kecil&#8221;, fasilitas yang hampir sama dengan perusahaan BUMN, harga pun juga hampir sama. Padahal dahulu kinerja perusahaan non-BUMN ini aku pribadi menilai sangat baik. Terutama masalah fasilitas yang lebih baik tapi dengan harga yang lebih murah. Selain itu, tidak ada &#8216;keagenan&#8217;. Kalau pun ada juga, paling-paling aku beli langsung ke kantor pemasaran tiket.</p>
<p>Tapi sekarang? Sama saja. Sama-sama mulai mengecewakan, walaupun kepulanganku tetap sesuai rencana. Kesenanganku melalukan perjalanan laut daripada udara sepertinya akan terusik. Tapi mudah-mudahan hanya sekali ini saja dech&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hadiy.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hadiy.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hadiy.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hadiy.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hadiy.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hadiy.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hadiy.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hadiy.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hadiy.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hadiy.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hadiy.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hadiy.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hadiy.wordpress.com&blog=1115030&post=36&subd=hadiy&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hadiy.wordpress.com/2007/08/02/private-do-like-public/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/865e2434b6e10117ffd185b68ce8b7d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hadiy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>